Mengenal Lebih Dalam Vitamin Zat Besi

Zat besi adalah salah satu mineral yang penting dalam tubuh. Ia berperan dalam produksi sel darah merah atau hemoglobin. Hemoglobin sendiri merupakan komponen dalam sel darah merah yang memiliki peran untuk mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh untuk selanjutnya membawa kembali karbon dioksida dari paru-paru ke luar tubuh. Ketersediaan zat besi dalam tubuh ditentukan oleh asupan makanan sehari-hari. Konsumsi makanan sumber zat besi akan mempertahankan kadar zat besi dalam tubuh. Hal ini penting dilakukan karena kekurangan zat besi akan berakibat buruk bagi tubuh. Tanpa vitamin zat besi, tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah yang sehat. Akibatnya dapat terjadi anemia atau kekurangan sel darah merah. Kondisi fisik pun akan menurun.

advertisement

Secara lebih spesifik, kekurangan zat besi dapat disebabkan oleh hal-hal berikut. Pertama, pendarahan hebat yang menyebabkan menurunnnya kadar zat besi dalam tubuh sehingga terjadi anemia. Kedua, meningkatnya kebutuhan zat besi. Hal ini dikarenakan kebutuhan zat besi pada masing-masing masa pertumbuhan berbeda. Remaja merupakan golongan yang paling banyak membutuhkan zat besi. Selain itu, dalam kondisi hamil, zat besi sangat dibutuhkan bagi perkembangan janin. Meningkatnya kebutuhan zat besi tak akan cukup apabila hanya dipenuhi oleh asupan makanan, akan tetapi perlu ditambah dengan konsumsi vitamin sumber zat besi.

Kebutuhan Vitamin Zat Besi Bagi Ibu Hamil

Seorang wanita yang sedang dalam kondisi hamil akan membutuhkan zat besi dengan kadar lebih tinggi dari bisanya. Hal ini dikarenakan ia membutuhkan zat besi untuk kepentingan dirinya sendiri dan juga bagi perkembangan janin yang ia kandung. Bahkan kebutuhan zat besi pada masing-masing tahap kehamilan akan berbeda. Setiap pergantian trimester, maka kebutuhan zat besi akan meningkat seiring pertumbuhan bayi dalam kandungan. Memenuhi kebutuhan zat besi untuk ibu hamil dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat besi seperti telur, hati, kacang-kacangan, susu, daging. Bila perlu ditambah konsumsi multivitamin penambah zat besi.zat besi untuk ibu hamil

advertisement

Pada umumnya kebutuhan vitamin zat besi bagi setiap orang harus tercukupi. Hal ini dikarenakan zat besi memiliki peran meliputi, pertama sebagai pembentuk hemoglobin. Hemoglobin merupakan sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kedua, zat besi berperan mengedarkan oksigen melalui adanya sel darah merah. Ketiga zat besi berguna untuk menjaga kesehatan otot. Keempat, zat besi akan menjamin beredarnya oksigen hingga ke otak, dan kelima, kadar zat besi yang tercukupi dalam tubuh akan menghindarkan dari anemia dan bahaya penyakit kronis lainnya.

Selain bagi orang dewasa, zat besi untuk bayi juga memiliki peranan penting. Selama masa kehamilan, janin akan sangat bergantung pada ibunya dalam hal memperoleh nutrisi. Begitu juga dengan kebutuhan suplai darah janin yang berasal dari ibu. Dengan adanya zat besi yang tercukupi dalam ibu hamil, janin juga akan terjamin suplai oksigen dalam darahnya. Dengan demikian perkembangan otak anak pun tidak terganggu. Sehingga tidak terjadi masalah perkembangan kognitif dalam jangka panjang.

Oleh karena itu konsumsi makanan sumber zat besi sangat dianjurkan bagi ibu hamil maupun orang pada umumnya. Makanan sumber zat besi dapat berasal dari sumber hewani maupun sumber nabati. Makanan sumber zat besi yang berasal dari hewani antara lain daging, ikan, kuning telur dan ikan. Sedangkan bahan makanan nabati sebagai sumber vitamin zat besi antara lain sayuran berdaun gelap atau hijau, kacang-kacangan, buah kering, dan lain-lain. Sumber makanan mengandung zat besi lainnya adalah sereal dan biji-bijian, moluska (tiram, kerang) dan jeroan ayam (hati, ampela).

advertisement

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *